Sebelum Ganti Presiden, BUMN Mau Kebut 9 Proyek Strategis

Berita45 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) optimistis hampir sepenuhnya program kerja yang terkait perusahaan pelat merah tersebut  rampung sebelum pergantian pemerintahan baru pada Oktober 2024.

Saat ini dari 88 proyek Kementerian BUMN telah menyelesaikan 79 di antaranya. Artinya ada 9 proyek strategis yang tersisa.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyebut 9 proyek strategus BUMN tersebut akan dikebut sebelum pemerintahan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) berakhir. Salah satunya, proyek strategis Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur.

“Kawasan Ekonomi Khusus Sanur, kemarin sudah diresmiin hotelnya, tinggal tunggu rumah sakitnya, ya mungkin perkiraan semester II awal sudah jalan,” ujarnya di Jakarta, dikutip Jumat (23/2/2024).

Selain RS KEK Sanur, lanjut Arya, BUMN juga tengah merampungkan sejumlah proyek strategis lain seperti refocusing organisasi untuk BUMN pangan, transisi batu bara menjadi energi baru terbarukan (EBT), dan penyehatan keuangan BUMN farmasi.

“Ada juga unlock value BSI (Bank Syariah Indonesia),” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. hendak mengurangi porsi saham di PT Bank Syariah Indonesia (Persero)Tbk. 

Ada dua opsi yang saat ini menjadi pertimbangan untuk mengoptimalkan kinerja bank syariah milik BUMN tersebut. “Bisa lewat strategic investor atau bisa juga ke publik,” kata Arya.

Selanjutnya BUMN juga akan mengejar penyehatan dan integrasi BUMN karya. “Itu yang butuh waktu, tapi itu kan tahapan awalnya bakal dapat lah. Artinya bentuknya mulai kelihatan,” imbuhnya.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Erick Thohir Kasih Mobil Listrik Ke Pejabat BUMN, Ini Alasannya

(mkh/mkh)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Perusahaan Bangkrut RI Cetak Rekor, Pengamat Sarankan Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *