Pasar Kripto Kebanjiran Dana Rp18 T Pasca ETF Bitcoin Spot Disetujui

Berita132 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar kripto mayoritas berada di teritori positif pasca dana yang diperdagangkan di bursa bitcoin berbasis spot (ETF bitcoin spot) disetujui oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) diikuti dengan derasnya aliran dana ke produk investasi aset digital.

Merujuk dari CoinMarketCap pada Selasa (16/1/2024) pukul 8.15 WIB, pasar kripto didominasi di zona hijau. Bitcoin naik 1,09% ke US$42.644,06 meskipun secara mingguan mengalami depresiasi 8,86%.

Ethereum berada di zona positif 1,1% dalam 24 jam terakhir dan dalam sepekan terbang 8,78%

BNB mengalami apresiasi 4,32% secara harian dan secara mingguan menguat 5,03%.

Sementara Avalanche naik tipis 0,57% dalam 24 jam terakhir dan secara mingguan berada di zona hijau 0,41%.



CoinDesk Market Index (CMI) yang merupakan indeks untuk mengukur kinerja tertimbang kapitalisasi pasar dari pasar aset digital naik 0,91% ke angka 1.831,07. Open interest terapresiasi 0,79% di angka US$38,68 miliar.

Sedangkan fear & greed index yang dilansir dari coinmarketcap.com menunjukkan angka 61 yang menunjukkan bahwa pasar berada di fase greed/optimis dengan kondisi ekonomi dan industri kripto saat ini.

Dilansir dari coingape.com, pasar kripto mengalami masuknya dana dalam jumlah besar pada minggu lalu, dengan dilaporkan US$1,18 miliar atau setara Rp 18,29 triliun (asumsi kurs Rp 15.500/US$) mengalir ke produk investasi aset digital. CoinShares mencatat aktivitas signifikan ini dalam laporan terbarunya karena peluncuran Bitcoin ETF.

Volume perdagangan untuk produk pertukaran mencapai rekor US$17,5 miliar, berkat debut ETF BTC. Angka ini bertentangan dengan rata-rata mingguan tahun 2022 sebesar US$2 miliar.

Baca Juga  Prudential Syariah Luncurkan PRUPrime Healthcare Plus Pro Syariah

Potensi dampak ETF Bitcoin saat ini sedang dipertimbangkan. Namun, beberapa ahli mengantisipasi bahwa hal ini akan mengubah aliran dana ritel ke sektor ini. Pendukung dan penulis Bitcoin, Vijay Boyapati, percaya bahwa persetujuan ETF ini dapat mengeluarkan sejumlah besar modal ritel ke dalam Bitcoin.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


ETF Dapat Lampu Hijau dari SEC, Pasar Kripto Pesta Pora

(rev/rev)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *