Miris! Pengemudi Ojek Online Curhat Sehari Cuma Dapat Rp10.000 : Okezone Economy

Berita109 Dilihat

JAKARTA – Pemerintah dinilai harus lebih memperhatikan pengemudi ojek online (gojek). Sudah saatnya menertibkan hubungan kemitraan antara pengemudi ojek online dengan perusahaan aplikasi.

Ahli hukum perburuhan UGM mengatakan tenaga mereka yang harus dieksploitasi, sedangkan penghasilan mereka semakin mengenaskan.

Dikutip BBC, Kamis 27 Juli 2023 sejumlah pengemudi ojol, yang ditemui, mengatakan dalam sehari mereka memperoleh antara Rp10.000 sampai Rp100.000. Bahkan ada kalanya nol rupiah.

Dari 1.000 pengendara ojol dan kurir yang diteliti mahasiswa doktoral London School of Economic (LSE), Muhammad Yorga Permana, sebanyak 66% menyatakan ingin berhenti dan jika ada kesempatan beralih jadi pekerja kantoran.

Baca Juga: Dari Rumah ke Rumah Hingga Buka Bisnis Daring, Perjalanan Inspiratif Wirausahawan Muda Indonesia


Follow Berita Okezone di Google News


Namun demikian perusahaan aplikasi Gojek mengeklaim pihaknya senantiasa mematuhi regulasi pemerintah dan berupaya meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudinya sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dihadapkan pada persoalan itu, Kementerian Ketenagakerjaan sedang menyusun Peraturan Menteri (Permen) Ketenagakerjaan tentang perlindungan tenaga kerja luar hubungan kerja pada layanan angkutan berbasis aplikasi.

Permen itu akan menjadi standar baku untuk menyusun perjanjian kerja atau kontrak antara platform dengan pengemudi atau kurir.

Baca selengkapnya: Fenomena Baru! Pengemudi Ojek Online Curhat Sehari Dapat Rp10.000 Bahkan Nol Rupiah

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Baca Juga  Siapa Punya Penghasilan yang Besar Driver Gojek, Maxim dan Grab? : Okezone Economy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *