Laba Matahari Department Store (LPPF) Anjlok 51,17%, Ini Penyebabnya

Berita21 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten ritel PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) mengalami penurunan laba bersih sebesar 51,17% sepanjang tahun 2023.

Merujuk pada laporan keuangannya, laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk dari emiten ini per Desember 2023 tercatat sebesar Rp630,51 miliar. Sementara di tahun 2022, perseroan membukukan laba sebesar Rp1,38 triliun.

Padahal dari sisi top line, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp6,53 triliun. Angka ini tumbuh 1,30% ketimbang 2022 sejumlah Rp6,45 triliun. Sedangkan beban pokok penjualan ikut membengkak 8,36% menjadi R2,22 triliun.

Pendapatan ini ditopang oleh pendapatan penjualan eceran Rp3,72 triliun. Sisanya, pendapatan konsinyasi berkontribusi sebesar Rp2,79 triliun, dan jasa Rp11,29 miliar.

“Kinerja dipengaruhi oleh lemahnya penjualan saat Lebaran dan pemulihan yang lemah di sebagian mal, yang menyebabkan kelebihan persediaan tidak diselesaikan tepat waktu,” sebagaimana tertulis dalam slide presentasi LPPF, dikutip dari keterbukaan Informasi BEI, Selasa, (27/2/2024).

Posisi nilai aset perseroan pada akhir tahun ini tercatat sebesar Rp5,88 triliun atau meningkat 2,26% YoY. Aset didominasi oleh aset lancar yang tercatat sebesar Rp1,44 triliun, disusul aset tak lancar Rp4,43 triliun.

Sementara posisi liabilitas LPPF sebesar Rp5,84 triliun. Adapun ekuitasnya tercatat sebesar Rp30,73 miliar di tahun 2023.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Wakil Presdir Matahari Department Store (LPPF) Resign

(ayh/ayh)


Quoted From Many Source

Baca Juga  Mau Dikejar Anies, Harta 50 Orang Terkaya RI Tembus Rp3.900 T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *