Diumumkan Sebentar Lagi, Ini Bocoran Dividen dari Bos BRI

Berita22 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) sore ini, Jumat (1/3/2024).

Salah satu agenda dalam RUPST tersebut adalah penetapan besaran dividen dari laba tahun buku 2023. 

Sebelumnya Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan dirinya menginginkan sebesar 70% hingga 80% dari perolehan laba tahun lalu dapat dibagikan sebagai dividen.

“Kisi-kisinya, saya sih ingin 70% sampai 80% dari laba,” ujar Sunarso di Jakarta, dikutip Jumat (1/3/2024).

Ia menjelaskan BRI memiliki rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) sebesar 27%. Jumlah itu melampaui ketentuan Basel III yang mensyaratkan minimal CAR perbankan sebesar 17,5%.

“Kalau setiap tahun hanya mengkonsumsi CAR 2%, maka saya katakan jadi 4 sampai 5 tahun ke depan, BRI tidak butuh nambah modal. Kan modalnya lebih dari cukup, berapa pun laba BRI, tidak masalah jika laba itu dibagi dalam bentuk dividen,” kata Sunarso.

Adapun BRI mencatatkan laba bersih tahun berjalan secara konsolidasian sebesar Rp60,43 triliun sepanjang tahun 2023. Perolehan tersebut tumbuh 17,54% secara tahunan (yoy) dari perolehan tahun 2022 sebesar Rp 51,40 triliun.

Dengan demikian, BRI berpotensi membagikan dividen sebesar Rp 304 per lembar saham dari tahun buku 2023.

Sebagai informasi, pada tahun lalu BRI telah membagikan dividen interim sebanyak Rp 84 per saham. Sementaraitu untuk tahun buku 2022, BRI telah membagikan dividen sebesar Rp 43,4 triliun atau sebesar 85% dari laba bersih sebesar Rp51,1 triliun.

Selain penetapan dividen dari laba tahun buku 2023, BRI juga memiliki 5 agenda RUPST lain. 

Pertama, Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris, serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun Buku 2023.

Baca Juga  Cegah Tindak Kejahatan, Amar Bank Luncurkan Fitur Brankas Berbasis AI

Kedua adalah penetapan remunerasi (gaji atau honorarium, fasilitas dan tunjangan) untuk Tahun Buku 2024, serta tantiem untuk tahun buku 2023, bagi direksi dan dewan komisaris perseroan.

Ketiga, penunjukan akuntan publik dan/atau kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian perseroan tahun buku 2024 serta laporan keuangan dan pelaksanaan program pendanaan usaha mikro dan usaha kecil untuk tahun 2024.

Lalu, laporan realisasi penggunaan dana Obligasi Subordinasi IV BRI Tahun 2023 dan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Tahap II Bank BRI Tahun 2023.

Mata acara terakhir, yaitu perubahan anggaran dasar perseroan serta perubahan susunan pengurus perseroan.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Siap-Siap! BRI Bakal Tebar Dividen Interim Rp84 per Saham

(mkh/mkh)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *