Berkat Jadi Teman Warren Buffett, Wanita Ini Punya Rp 15,7 T

Berita52 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Semua orang mengetahui biaya pendidikan kedokteran di seluruh dunia sangat mahal. Jika ditotal, maka satu orang bisa habis ratusan juta rupiah atau bahkan lebih.

Beranjak dari permasalahan inilah, hati Ruth Gottesman tergerak untuk membuat sekolah kedokteran lebih terjangkau dan gratis.

Baru-baru ini dia menyumbangkan kekayaan pribadi sebesar US$ 1 miliar atau Rp 15,7 triliun ke Albert Einstein College of Medicine, New York, Amerika Serikat. Berkat sumbangan ini, pihak kampus menyatakan seluruh mahasiswa kedokteran di Albert Einstein College of Medicine bisa berkuliah gratis sampai lulus. 

Di dunia pendidikan, usaha, dan investasi, Ruth Gottesman bukan orang biasa. Dia adalah psikolog yang juga pandai berbisnis dan berinvestasi. Menariknya, kepandaian non-medis itu diperoleh berkat kedekatannya dengan investor handal, Warren Buffett. Begitu juga kepemilikan uang Rp 15 T yang muncul karena dekat dengan investor ulung tersebut. 

Sebagaimana diceritakan Wall Street Journal, pertemuan Ruth dengan Buffett pertama kali terjadi pada tahun 1962. Saat itu dia diperkenalkan oleh suaminya, Sandy Gottesman, ke seseorang yang gemar membeli saham yang nilainya rendah, bernama Warren Buffet. 

Sejak saat itulah, persahabatan intens keduanya dimulai. Keluarga Gottesman berulangkali datang ke rumah Buffett di Omaha. Mereka sering mengobrol di teras rumah banyak hal soal kehidupan dan bisnis. Jika tak sempat bertemu langsung, mereka lantas berkomunikasi lewat telepon. 

Terkadang, mereka juga sering bermain golf bersama. Atau melakukan kegiatan hobi lainnya, seperti bernyanyi atau berkebun. Selama itu, Buffett mengaku “tak pernah bertengkar atau berselisih dalam bentuk apapun.”

Hingga akhirnya, persahabatan yang bermula di teras rumah berkembang ke ranah bisnis. Pada 1966, keduanya memulai bisnis di Baltimore dengan membeli swalayan milik keluarga Ruth. Dari sinilah, keluarga Gottesman membangun kerajaan bisnis. 

Baca Juga  Sampoerna Bantah Berpihak ke Prabowo, Boy Thohir Bilang Gini

“Membeli swalayan Kohn (red, ibu dari Ruth) seperti membeli kapal yacht, sangat membahagiakan,” kata Charlie Munger, yang terlibat juga dalam bisnis Gottesman dan Buffet. 

Seiring waktu, perusahaan milik Gottesman bergabung dengan induk perusahaan milik Buffett, yakni Berkshire Hathaway. Kelak, Buffet menggunakan bisnis Gottesman untuk mengakuisisi berbagai macam bisnis. Semua itu perlahan membuat saham Berkshire melonjak. Begitu juga kekayaan Buffet dan keluarga Gottesman.

Tak diketahui pasti berapa banyak harta Gottesman. Namun, dilihat dari posisi Sandy Gottesman di Berkshire sebagai direktur, sudah pasti punya harta banyak. Selain itu, kekayaan Gottesman juga diketahui dari keaktifan di filantropi.

Wall Street Journal mencatat sejak 2003, Sandy dan Ruth Gottesman berulangkali menyumbangkan uang untuk kepentingan publik. Pada 2008, misalnya, mereka pernah memberi uang sebesar US$ 25 juta atau Rp 393 miliar ke  Albert Einstein College of Medicine dan museum. Lalu yang terbesar sebesar US$ 1 juta atau Rp 15,7 triliun untuk menggratiskan sekolah kedokteran. 

“Ruth bisa mengubah hidup semua orang dengan menyerahkan sesuatu yang sebenarnya tidak penting baginya dan akan menjadi sangat penting bagi ribuan orang seiring berjalannya waktu,” kata Buffett.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Sebelum Investasi Saham, Simak Dulu Tips Penting dari Warren Buffett

(mfa/mfa)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *