6 Saham Grup Salim Ambles, Kekayaannya Jadi Tergerus?

Berita30 Dilihat


Jakarta, CNBC Indonesia – Beberapa saham emiten Konglomerat Salim terpantau melemah pada perdagangan sesi I Jumat (22/3/2024), meski beberapa saham sempat menghijau beberapa hari lalu.

Per pukul 10:00 WIB, dari 11 saham Salim, enam terpantau terkoreksi, satu saham berhasil menguat, dan sisanya yakni empat saham cenderung stagnan

Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) terpantau menjadi yang paling parah koreksinya di sesi I hari ini, yakni ambles 1,98% ke posisi Rp 8.675/saham.

Meski begitu, dalam sebulan terakhir AMMN masih melesat hingga 11,22%. Sedangkan sepanjang tahun ini AMMN juga masih melejit 32,44%.

Sedangkan saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) menjadi satu-satunya saham Salim yang bergerak menguat pada sesi I hari ini, yakni sebesar 0,52% menjadi Rp 384/saham.

Berikut pergerakan saham Salim pada sesi I hari ini per pukul 10:00 WIB.

Emiten Kode Saham Harga Saham Terakhir Perubahan Hari ini
Amman Mineral Internasional AMMN 8.675 -1,98%
PP London Sumatra Indonesia LSIP 915 -1,08%
Indomobil Sukses Internasional IMAS 1.435 -1,03%
Medco Energi Internasional MEDC 1.420 -0,70%
Indomobil Multi Jasa IMJS 294 -0,68%
Indofood Sukses Makmur INDF 6.425 -0,39%
Indofood CBP Sukses Makmur ICBP 10.950 0,00%
Bank Ina Perdana BINA 4.190 0,00%
Indoritel Makmur Internasional DNET 4.600 0,00%
DCI Indonesia DCII 35.825 0,00%
Salim Ivomas Pratama SIMP 384 0,52%

Sumber: RTI

Sebelumnya, kenaikan pesat saham AMMN membuat kekayaan Salim meningkat drastis. Saham yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2023 ini pun sempat menyentuh level tertinggi terbarunya sepanjang masa Rp 9.000 pada perdagangan 20 Maret lalu.

Baca Juga  Apakah QRIS Tuntas Aman Digunakan? : Okezone Economy

Konglomerat Anthoni Salim diketahui menggenggam saham AMMN melalui PT Sumber Gemilang Persada (SGP). Per 31 Januari 2024, SGP tercatat menguasai 23.332.191.394 (32,1742%) saham AMMN. Dengan asumsi harga 20 Maret 2024, maka nilai kepemilikan SGP atas AMMN mencapai Rp 207 triliun.

Selain itu, ada PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang memiliki 15.167.510.552 (20,9154%) saham AMMN. Nilai kepemilikan MEDC mencapai Rp 134 triliun.

Saat IPO, nilai kepemilikan SGP dan MEDC atas AMMN masing-masing adalah Rp 39,5 triliun dan Rp 25,7 triliun.

Meski begitu, belum diketahui secara pasti penyebab masih positifnya saham AMMN dalam sebulan terakhir hingga sepanjang tahun ini.

Bahkan hingga kini, AMMN belum menyampaikan laporan keuangan tahun 2023.

Namun,manajemen AMMN sempat berharap untuk kembali ke kinerja keuangan yang lebih kuat setelah semester I-2023 yang penuh tantangan dan tetap berada di jalur yang tepat untuk menghasilkan kinerja semester II-2023 yang lebih kuat dan mencapai target full year 2023.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Laba Ambles 91,57%, Saham AMMN Salim Rontok 2 Hari Beruntun

(chd/chd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *